MENAKAR POLA HUBUNGAN AKTOR INFORMAL DAN FORMAL: STUDI KASUS KERJASAMA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN PANDEGLANG DAN YAYASAN CENDEKIAWAN KAMPUNG
Abstract
Penelitian ini berfokus pada kerjasama antara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang dan Lembaga Swadaya Masyarakat Cendekiawan Kampung (CK), dengan tujuan untuk menganalisis pola hubungan antara aktor formal dan informal dalam praktik tata kelola SDM di daerah. Peran negara yang semakin tidak dominan dalam menangani masalah sosial memungkinkan kerja sama dengan aktor non-pemerintah. Teori relasi institusi Gretchen Helmke dan Steven Levitsky menganalisis kerjasama ini. dengan menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara Disdikpora dan CK selalu berubah dan memiliki banyak variabel. Pola hubungan yang ditemukan bervariasi antara accommodating, substitutive, competing, dan complementary. Meskipun terjadi kolaborasi administratif, CK sering kali mengambil alih tugas penting dari pemerintah karena kapasitas institusi formal yang lemah. Hasil ini menunjukkan bahwa pemerintahan menjadi lebih informal, dengan aktor informal menjadi lebih dominan dalam pelaksanaan program publik dan pengambilan keputusan. Studi ini memberikan kontribusi signifikan untuk penelitian tentang tata kelola kolaboratif dan hubungan kuasa antara aktor formal dan informal di lingkungan lokal
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Galuh D Wardani, Yolanda Mazmuria, Farda Fahira, Dita Amalia, Mahpudin Mahpudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

