HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL

Authors

  • Jahirin
  • Gunawan

Keywords:

Dukungan Keluarga, Depresi, Lansia

Abstract

Lansia adalah kelompok manusia yang berusia 60 tahun ke atas. Seiring bertambahnya usia, penuaan tidak dapat dihindarkan dan terjadi perubahan keadaan fisik, psikologis, dan sosial. Lansia mulai kehilangan pekerjaan, kehilangan tujuan hidup, kehilangan teman, resiko terkena penyakit, terisolasi dari lingkungan, dan kesepian. Hal tersebut dapat memicu terjadinya gangguan mental. Salah satu gangguan mental yang sering ditemukan pada pasien lanjut usia yaitu depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Sosial. Desain penelitian ini adalah Analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasi semua lansia di Panti Sosial sejumlah 156 orang. Dari populasi, sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu lansia yang mempunyai keluarga sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian hampir dari setengahnya responden (74,3%) dengan dukungan keluarga kategori sedang. Hampir setengahnya responden (34,3%) mengalami depresi ringan. Uji Chi-Square menunjukan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi di Panti Sosial. Sehingga dalam penelitian ini peneliti menyarankan pihak panti untuk memberikan saran edukasi dan informasi yang adekuat bagi lansia dan keluarga seperti, gaya hidup, pola kehidupan dan cara adaptasi sehari-hari, kekuatan pribadi dan minat. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Depresi, Lansia

Downloads

Published

2021-06-16

How to Cite

Jahirin, & Gunawan. (2021). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL . HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan, 8(1), 25–33. Retrieved from https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/499

Most read articles by the same author(s)