PENGARUH PERMAINAN PUZZEL PADA ANAK TUNAGRAHITA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL DI SEKOLAH LUAR BIASA-G

Authors

  • Ganjar Safari
  • Hastin Nafitri

Keywords:

Perkembangan Sosial, Permainan Puzzel, Tunagrahita

Abstract

Insiden retardasi menatal 1,5 kali lebih banyak pada masa anak sekolah dengan puncak usia 6 sampai 17 tahun pada anak yang mengalami retardasi mental perlu mendapatkan perhatian dalam pembentukan sikap , kepribadian, dan pengembangan kemampuan sosial. Melalui kegiatan bermain, akan membantu anak untuk mengembangkan hubungan sosial dan belajar memecahkan masalah dari hubungan sosial. Puzzel merupakan alat permainan edukatif yang dapat merangsang kemampuan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan puzzel terhadap perkembangan sosial pada siswa tunagrahita atau retardasi mental di sekolah SLB-G. Desain penelitian yang digunakan pra eksperimental (one-group pra- post test design). hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah anak yang mengalami retardasi mental sebelum diberikan permainan puzzel sebagian besar anak dengan perkembangan sosial belum berkembang sebanyak 11 orang, setelah diberikan perlakuan permainan puzzel sebagian besar anak sebanyak 13 orang dengan perkembangan sosial berkembang sesuai harapan, dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh antara permainan puzzel terhadap perkembangan sosial pada siswa dengan retardasi mental. Untuk anak yang belum berkembang disarankan untuk lebih aktif lagi dalam melakukan proses pembelajaran menggunakan permainan yang mengedukatif salah satunya permainan puzzel. Kata kunci : Perkembangan Sosial, Permainan Puzzel, Tunagrahita

Downloads

Published

2021-06-16

How to Cite

Ganjar Safari, & Hastin Nafitri. (2021). PENGARUH PERMAINAN PUZZEL PADA ANAK TUNAGRAHITA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL DI SEKOLAH LUAR BIASA-G . HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan, 9(1), 27–34. Retrieved from https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/512

Most read articles by the same author(s)