PEMBERIAN JUS PEPAYA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.55222/t05snv03Keywords:
Tekanan Darah, Jus Pepaya, Lansia, HipertensiAbstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya meningkat pada lansia dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius. Intervensi non-farmakologis, seperti konsumsi jus pepaya yang kaya kalium, antioksidan, dan serat, menjanjikan dalam regulasi tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jus pepaya terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group, dengan sampel 20 lansia penderita hipertensi di RW 16 Kelurahan Baleendah, terbagi menjadi kelompok eksperimen (10 orang diberikan 300 ml jus pepaya sekali sehari selama 7 hari) dan kelompok kontrol (10 orang tanpa intervensi). Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon serta uji Mann-Whitney untuk membandingkan kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, median tekanan darah kelompok eksperimen berada pada kategori hipertensi tingkat I (158/96 mmHg), sedangkan setelah pemberian jus pepaya turun menjadi kategori pra hipertensi (137/88 mmHg). Penurunan median tekanan darah sistolik sebesar 21 mmHg (Z = ?2,805, p = 0,005) dan diastolik sebesar 8 mmHg (Z = ?2,807, p = 0,005) menunjukkan adanya pengaruh signifikan jus pepaya terhadap penurunan tekanan darah. Sementara itu, pada kelompok kontrol yang tidak diberikan jus pepaya, perubahan tekanan darah relatif kecil dan tidak signifikan (median sistolik ?8 mmHg, Z = ?1,244, p = 0,214; median diastolik ?2 mmHg, Z = ?1,010, p = 0,313). Oleh karena itu perlu dipertimbangkan jus pepaya sebagai pelengkap atau komplementer Bersama dengan pengobatan medis untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Healthy Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


