ALIH FUNGSI LAHAN DARI SAWAH MENJADI PERUMAHAN DI KAMPUNG GUMURUH DESA NAGRAK KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG

Authors

  • Silvi Nur Alinda UNIBBA
  • Asep Yanyan Setiawan UNIBBA
  • Ajat Sudrajat UNIBBA

Keywords:

lahan pertanian, alih fungsi, perumahan

Abstract

Alih fungsi lahan atau lazimnya disebut sebagai konversi lahan adalah perubahan fungsi sebagian atau seluruh kawasan lahan dari fungsinya semula menjadi fungsi lain yang menjadi dampak negatif terhadap lingkungan dan potensi lahan itu sendiri. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetaui bagaimana  penyebab alih fungsi lahan dari sawah menjadi perumahan dan faktor-faktor yang menyebabkan perkembangan perumahan di Kampung Gumuruh Desa Nagrak Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung. Data yang digunakan yaitu data primer dengan wawancara dan angket secara langsung serta data sekunder yang diperoleh dari badan terkait. Pengolahan data ini dilakukan dengan metode persentase. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan dari sawah menjadi perumahan, diantaranya pemilik lahan yang memilih untuk menjual lahannya karena harga nya sedang tinggi ada juga karna yang sedang membutuhkan uang, dan lain-lain. Kebutuhan tempat tinggal yang tinggi, Lahan yang sangat strategis untuk dijadikan perumahan, ekonomi masyarakat juga berpengaruh terjadinya alih fungsi lahan. Perkembangan yang terjadi bisa dibilang begitu cepat dari tahun ke tahun, beberapa faktor penyebabnya yaitu letak geografis suatu perumahan sangat menentukan keberhasilan pembangunan suatu kawasan, Topografi Desa Nagrak, lingkungan alam dapat mempengaruhi kondisi perumahan, sehingga menambah kenyamanan penghuni perumahan, kebutuhan tempat tinggal yang tinggi, perkembangan penduduk yang tinggi dan penyebaran penduduk yang tidak merata.

Downloads

Published

2021-11-30

How to Cite

ALIH FUNGSI LAHAN DARI SAWAH MENJADI PERUMAHAN DI KAMPUNG GUMURUH DESA NAGRAK KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG. (2021). GEOAREA | Jurnal Geografi, 4(2), 55-67. https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/Geoarea/article/view/712