DAMPAK TEKNOLOGI PERONTOK PADI TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI DESA RANCAKASUMBA KECAMATAN SOLOKANJERUK KABUPATEN BANDUNG

Authors

  • Irma Rohimah UNIBBA
  • Neneng Nenih UNIBBA

Keywords:

teknologi pasca panen, kondisi geografis, kesejahteraan petani

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian wilayahnya merupakan lahan pertanian. Seiring berkembangnya zaman teknologi kini semakin canggih begitupun di bidang pertanian terus mengalami perubahan dalam penggunaan teknologi. Teknologi petanian adalah sebuah trik atau cara untuk meningkatkan usaha tani. Teknologi yang baru baru di gunakan oleh petani Desa Rancakasumba adalah Teknologi pasca panen, alat ini mulai digunakan karena petani mulai kesulitan mencari buruh tani untuk memanen lahanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kesejahteraan petani dari dampak teknologi pasaca panen serta bagaimana kebijakan pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani Desa Rancakasumba Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Metode penentuan sampel dilakukan dengan mengunakan Metode Slovin sebanyak 67 petani. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode  analisis data yang digunakan untuk menentukan analisis faktor – faktor dampak teknologi pasca panen yang mempengaruhi kesejahteraan petani adalah  Analisis  Regresi  Linier  Berganda  dan untuk  mengetahui seberapa besar keuntungan yang diperoleh oleh petani adalah Analisis Sederhana. Hasil penelitian ini  adalah  Variabel  kondisi geografis,  dampak teknologi pasca panen,  dan  kebijakan pemerintah  secara  serempak berpengaruh nyata terhadap kesejahteaan petani sebesar 75,60% dan 24,4% di pengaruhi oleh variabel lain yang ditad dibahas dalam penelitian ini.

Downloads

Published

2021-11-30

How to Cite

DAMPAK TEKNOLOGI PERONTOK PADI TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI DESA RANCAKASUMBA KECAMATAN SOLOKANJERUK KABUPATEN BANDUNG. (2021). GEOAREA | Jurnal Geografi, 4(2), 24-31. https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/Geoarea/article/view/709