PERAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENGURANGI KECEMASAN ANAK SELAMA PEMASANGAN INFUS DI RUMAH SAKIT

Authors

  • Dewi Rosmawarsari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bale Bandung
  • Dewi Sartika Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bale Bandung
  • Ganjar Safari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bale Bandung

DOI:

https://doi.org/10.55222/hygqkz22

Keywords:

Dukungan Keluarga, Tingkat Kecemasan Anak, Pemasangan Infus, family centered care, atraumatic care

Abstract

Pemasangan infus merupakan tindakan invasif yang dapat menimbulkan kecemasan pada anak akibat rasa takut terhadap nyeri, jarum, tindakan medis, dan lingkungan rumah sakit. Dukungan keluarga dapat memberikan rasa aman dan membantu anak menghadapi tindakan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan anak usia 3–12 tahun sebelum pemasangan infus di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Sartika Asih Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel insidental. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan skala gambar wajah untuk mengukur kecemasan anak. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan 24 responden (80%) memiliki dukungan keluarga tinggi. Tingkat kecemasan anak sebagian besar berada pada kategori ringan yaitu 23 responden (76,67%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan anak dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,903 dan nilai p sebesar 0,000. Kesimpulannya, semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin rendah tingkat kecemasan anak sebelum pemasangan infus. Keterlibatan keluarga perlu dipertahankan dalam mendukung anak selama tindakan pemasangan infus.

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

PERAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENGURANGI KECEMASAN ANAK SELAMA PEMASANGAN INFUS DI RUMAH SAKIT. (2026). Healthy Journal, 15(2), 373-382. https://doi.org/10.55222/hygqkz22

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>