Analisis Pendapatan Usahatani Mentimun (Cucumis sativus L) di Desa Sukaharja Kecamatan TelukJambe Kabupaten Karawang

Bahasa Indonesia

Authors

  • Kundratr Universitas Bale Bandung
  • Burhanudin Universitas Bale Bandung
  • Teguh Sutrisno Universitas Bale Bandung

DOI:

https://doi.org/10.55222/agrotatanen.v5i1.983

Abstract

Mentimun merupakan salah satu tanamam holtikultura yang  sangat berpontensi untuk dikembangkan di Indonesia Tanaman mentimun di Indonesia ditanam di dataran rendah. Daerah penyebaran yang menjadi pusat pertanaman mentimun adalah Provinsi Jawa Barat, daerah Istimewa Aceh, Bengkulu, Jawa Timur dan JawaTengah. Mentimun adalah salah satu sayuran buah yang banyak dikonsumsi segar oleh masyarakat Indonesia. Mentimun merupakan salah satu jenis sayuran buah yang sangat potensial dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang. Dengan melihat potensi pada buah mentimun, maka pengembangan mentimun memiliki peluang bisnis yang sangat cerah.

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukaharja Kecamatan TelukJambe Kabupaten karawang dengan tujuan   untuk mengetahui  tingkat biaya, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan usahatani mentimun. Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Januari 2022 sampai dengan bulan Maret 2022.

Populasi Petani  mentimun di Desa Sukarja  Kecamatan Teluk Jambe  Kabupaten Karawang   adalah 21 petani . Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sensus dengan alasan  jumlah populasi lebih kecil atau kurang dari 100 maka semua populasi diambil semuanya sebagai sampel, sehingga jumlah  sampel dalam penelitian ini berjumlah 21 orang petani mentimun.   Metode pengambilan data diperoleh dari data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan petani mentimun. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal, internet, skripsi, dan data dari instansi pemerintah. Metode analisis data menggunakan analisis biaya, penerimaaan, pendapatan , R/C ratio dan BEP

Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya usahatani mentimun   Rp 1.377.693,9 penerimaan usahatani mentimun  Rp 1.894.636; pendapatan usahatani mentimun    Rp 516.942; nilai R/C rasio adalah 1,60 dan  BEP harga sebesar Rp.2.439/kg.

Kata kunci : Usahatani, Mentimun , Biaya dan  Pendapatan

 

Downloads

Published

2023-01-31

How to Cite

Analisis Pendapatan Usahatani Mentimun (Cucumis sativus L) di Desa Sukaharja Kecamatan TelukJambe Kabupaten Karawang : Bahasa Indonesia. (2023). AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian, 5(1), 28-34. https://doi.org/10.55222/agrotatanen.v5i1.983