JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol <p style="text-align: justify;"> </p> <p style="text-align: justify;"><strong>JISIPOL </strong>merupakan jurnal ilmiah dalam bidang keilmuan politik dan pemerintahan yang memiliki <a href="http://u.lipi.go.id/1287559741" target="_blank" rel="noopener"><strong>P-ISSN 2087-474X</strong></a>, diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh <strong>Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bale Bandung. </strong>Jurnal Ilmiah<strong> JISIPOL </strong>diterbitkan pada setiap bulan Januari dan bulan Juni. Jurnal ini sendiri merupakan sarana bagi para peneliti internal maupun eksternal Ilmu Pemerintahan dalam memperkaya khasanah serta kajian ilmu politik dan pemerintahan kontemporer, yang sekiranya berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya ilmu politik dan pemerintahan itu sendiri. Jurnal ini sendiri menerima kontribusi ulasan pemikiran politik, resensi buku, serta hasil penelitian yang berkaitan dengan tema yang telah ditentukan di setiap edisinya.</p> Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA en-US JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2087-474X INOVASI PELAYANAN PAJAK DAERAH MELALUI E-SPTPD PADA BPKAD KOTA YOGYAKARTA https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1376 <p>Penelitian ini dilakukan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta untuk mengetahui inovasi pelayanan publik dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan pajak daerah dengan memanfaatkan pengembangan teknologi saat ini. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan melakukan wawancara dengan pegawai dan wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak di kantor tersebut. Dalam era digitalisasi yang berkembang sekarang ini apabila dimanfaatkan secara maksimal akan menciptakan efisiensi dan efektifitas yang nantinya akan mempermudah pemerintah sebagai aktor pelayanan publik dan masyarakat itu sendiri. Inovasi pelayanan publik yang diciptakan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Yogyakarta adalah aplikasi E-SPTPD. Aplikasi tersebut berfungsi untuk melakukan proses pembayaran pajak daerah melalui online yang kemudian wajib pajak membayarkan besar pajak di Bank BPD terdekat. Penulis menggunakan 3 indikator inovasi menurut Widodo yakni inovasi harus berkelanjutan, bermanfaat bagi masyarakat dari inovasi serta mampu menyelesaikan masalah. Aplikasi ini sudah menunjukkan keefektifannya dalam proses pelayanan mulai dari efisiensi waktu bagi para wajib pajak yang tidak perlu datang langsung ke kantor untuk melakukan pembayaran hingga adanya transparansi dalam transaksi pembayaran pajak daerah karena para wajib pajak akan melakukan transaksi tanpa perantara selain pegawai bank dimana wajib pajak membayar pajaknya.</p> Indah Tri Wulandari Agustina Rahmawati Mei Maemunah Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KARTU TANI SISTEM BERTANI DENGAN AGRO SOLUTION (SIBEDAS) OLEH DINAS PERTANIAN DI KECAMATAN ARJASARI KABUPATEN BANDUNG https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1368 <p>Sektor pertanian Indonesia menjadi hal utama dalam perekonomian nasional dan ketahanan pangan. Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah dan sangatlah strategis. Sektor pertanian menjadi salah satu tumpuan ekonomi, sehingga pertanian memiliki peran penting dalam mengembangkan bidang ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian terkait salah satu program kartu Sistem Bertani dengan Agro Solution dalam upaya meningkatkan geliat ekonomi sektor pertanian di Kabupaten Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana, hambatan, dan upaya Implementasi Kebijakan Program Kartu Tani Sistem Bertani dengan Agro Solution di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Subjek penelitian utama adalah dinas pertanian, balai penyuluhan pertanian kecamatan arjasari, dan ketua gabungan kelompok tani kecamatan arjasari dengan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian diharapkan dapat menunjukan adanya proses bagaimana pemerintah kecamatan dalam mengimplementasikan kebijakan, adanya hambatan yang dirasakan oleh pemerintah kecamatan dalam mengimplementasikan kebijakan, dan adanya upaya yang dilakukan pemerintah kecamatan dalam menangani hambatan Implementasi Kebijakan Mengenai Program Kartu Tani Sistem Bertani Dengan Agro Solution Oleh Dinas Pertanian di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung petani di Kecamatan Arjasari</p> Putri Yulianti Ujud Rusdia Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1 EFEKTIVITAS KINERJA PEMERINTAH KALURAHAN SENDANGADI DALAM PENINGKATAN PEMBERDAYAAN UMKM DI KALURAHAN SENDANGADI https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1374 <p>Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui program pemberdayaan UMKM Kalurahan Sendangadi dan seberapa efektif dari kinerja Pemerintah Kalurahan Sendangadi dalam peningkatan pemberdayaan UMKM Sendangadi. Objek dari penelitian ini adalah Pemerintah Kalurahan Sendangadi, kemudian untuk fokus analisisnya yaitu kinerja Pemerintah Kalurahan Sendangadi yang dapat berupa program peningkatan pemberdayaan UMKM dan respon terhadap program / kinerja Pemerintah Kalurahan Sendangadi yang disampaikan oleh Forkom UMKM Sendangadi serta pelaku UMKM Sendangadi.</p> Dedy Hendra Sumarta Mei Maemunah Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PASAR OLEH UPTD PASAR BALEENDAH https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1372 <p>Implementasi kebijakan sebagai suatu proses yang dinamis, dimana terdapat banyak faktor yang saling berinteraksi dan mempengaruhi implementasi kebijakan. Faktor-faktor tersebut perlu ditampilkan guna mengetahui bagaimana pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap implementasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan implementasi kebijakan yaitu faktor (1) Komunikasi, (2) sumber daya, (3) disposisi dan (4) struktur birokrasi. Kualitas pelayanan memberikan suatu dorongan kepada pelanggan atau dalam hal ini pengunjung untuk menjalin ikatan hubungan yang kuat dengan lembaga atau instansi pemberi pelayanan jasa. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, serta sumber data menggunakan wawancara dan dokumen. Teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik-teknik pengumpulan data studi pustaka dan studi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dapat diambil beberapa kesimpulan (1) Sosialisai Kebijakan Peraturan Daerah telah dilakukan dengan baik; (2) Belum ada pegawai UPTD Pasar Baleendah yang ditugaskan khusus untuk melayani penerbitan STPK dan STPL; (3) Pengawasan terhadap pelayanan STPK dan STPL belum maksimal; (4) Prosedur pelayanan STPK dan STPL yang dilakukan oleh kepala UPTD dan Kasubag TU sudah cukup baik.</p> Widdy Yuspita Widiyaningrum Safhira Dinda Berliana Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1 PEMIKIRAN J.M. KEYNES, KRITIKAN KEYNES PADA TEORI KLASIK DAN PENTINGNYA PERAN PEMERINTAH PADA PEREKONOMIAN https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1377 <p>Sekitar Tahun 30-an menjadi tahun yang paling berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena munculnya depresi tidak dapat dijelaskan melalui teori-teori klasik dan neo-klasik. Karena adanya krisis orang mulai kehilangan kepercayaan terhadap teori Klasik dan neo-klasik. Pada masa inilah, hadir seorang tokoh ekonomi yang menjadi sangat berpengaruh yaitu J. M. Keynes. J. M. Keynes sebagai ahli ekonomi telah menulis banyak buku mengenai teori-teorinya. Pada tahun 1913 Keynes menulis buku “Indian Currency and Finance” yang isinya berkaitan tentang kebijakan moneter. Keynes menilai teori Klasik memiliki banyak kekurangan dan kelemahan yang harus diperbaiki dan disempurnakan. Keynes mengkritik teori “Supply creates its own demand” dari J. B. Say dan menekankan bahwa hal tersebut salah. Keynes juga mengkritik masalah mekanisme pasar, analisis biaya, ketenagakerjaan, keseimbangan pasar, investasi, dan tabungan. Disisi lane, Keynes tidak terlalu mengkritik teori neo-klasik, tetapi ia tetap menekankan harus ada penyempurnaan sehingga lebih sesuai dengan kondisi perekonomian sekarang. Setelah pengamatan mengenai depresi yang terjadi, Keynes menyarankan solusi untuk melibatkan pemerintah dalam perekonomian dan tidak menyerahkan perekonomian kepada mekanisme pasar begitu saja. Peran pemerintah dalam perekonomian mulai dianggap penting setelah Keynes memasukkan sektor pemerintah dalam analisis ekonomi makronya. Teori Keynes mengenai pengeluaran pemerintah dilatar belakangi gagasan umum bahwa pengangguran terus menerus berasal dari penurunan total sektor swasta. Dari asumsi-asumsi ini, Keynesian berpendapat bahwa pemerintah harus memainkan peran pengelolaan perekonomian dengan menggunakan kebijakan fiskal dan moneter. Berdasarkan apa yang dia pahami, cara paling mudah untuk menentukan apakah sebuah model ekonomi adalah model Klasik atau Keynesian adalah dengan melihat asumsi yang dibuat tentang pasar dan uang.<br><br></p> Rifki Dzikrulloh Rosul Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1 KUALITAS PELAYANAN DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN OLEH POS DAMKAR WILAYAH MAJALAYA DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI KABUPATEN BANDUNG https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1369 <p>Penelitian dilatar belakangi oleh pelayanan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan oleh Pos Damkar Wilayah Majalaya dalam penanggulangan kebakaran di kabupaten Bandung yang belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan oleh Pos Damkar Wilayah Majalaya dalam penanggulangan kebakaran di Kabupaten Bandung. Teori yang digunakan adalah lima atribut model SERVQUAL menurut Tjiptono dan Gregorious (2012:232) meliputi dimensi: 1) bukti fisik, 2) kehandalan, 3) daya tanggap, 4) jaminan, dan 5) empati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan oleh Pos Damkar Wilayah Majalaya dalam penanggulangan kebakaran di Kabupaten Bandung berdasarkan dimensi: 1) bukti fisik mencakup aspek fasilitas dan perlengkapan belum sesuai dengan standarisasi yang diamanatkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun 2018, 2) kehandalan mencakup aspek pengetahuan dan keterampilan masih belum seluruhnya tersertifikasi, 3) daya tanggap mencakup aspek kemudahan dan kecepatan layanan cenderung mudah dan responsif, 4) jaminan mencakup aspek ketepatan waktu dan kepastian biaya relatif tepat waktu dan dipastikan layanan gratis, dan 5) empati mencakup aspek kepedulian untuk membantu menjaga kondisi mental korban dan meminimalisir kerugian sudah dilaksanakan sesuai batasan kewenangan tugas pokok dan fungsi. Saran yang diajukan adalah perlunya memperbaharui fasilitas, perlengkapan dan lokasi Pos Majalaya sehingga layak untuk ditempati sebagai Pos pemadam kebakaran.</p> Hilman Nur Khoerudin Rifi Rivani Radiansyah Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1 EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH): STUDI KASUS DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1375 <p>Kemiskinan merupakan satu dari banyaknya masalah yang menjadi perhatian hampir disetiap negara, tidak terkecuali di Indonesia. Kemiskinan juga merupakan masalah sosial yang senantiasa relevan untuk dikaji secara berkelanjutan. Hal ini karena gejala yang semakin meningkat dan terus sejalan dengan krisis multidimensional yang masih dihadapi oleh bangsa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) dalam mengurangi angka kemiskinan di Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) dalam mengurangi angka kemiskinan di Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Penelitian ini penting dilakukan karena Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program perlindungan sosial yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Namun, berdasarkan data yang ada, jumlah KPM PKH Kecamatan Tampan masih terbilang cukup sedikit jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin Kecamatan Tampan. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat miskin di Kecamatan Tampan yang belum tersentuh bantuan PKH. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research), yaitu dengan metode membaca, menganalisis dan literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian ini adalah evaluasi dari pelaksanaan PKH di Kecamatan Tampan ini masih belum optimal, hal ini dapat dilihat dari pencapaian tujuan pelaksanaan PKH di Kecamatan Tampan belum optimal, masih banyak masyarakat miskin yang belum menerima bantuan tersebut dikarenakan kurang updatenya data dari BDT. Pemerataan di Kecamatan Tampan juga belum tercapai. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat yang belum mencapai 50% dari jumlah penduduk miskin di Kecamatan Tampan sehingga seluruh keluarga miskin belum dapat merasakan bantuan ini.<br><br></p> Ade Amira Fithaloka Ning Bayzura Mhd Fajri Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1 STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA BANJARSARI KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1373 <p>Penelitian ini membahas strategi yang diterapkan oleh pemerintah Desa banjarsari dalam mengembangan desa wisata dikecamatan pangalengan kabupaten bandung, Melibatkan peningkatan infrasturktur pariwisata, promosi lokal melalui media digital, partisipasi aktif Masyarakat, dan kemitraan dengan pihak terkait, penelitian ini bertujuan untuk memahami Langkah-Langkah konkret yang ditempuh dalam menggalakkan sektor pariwisata, hasil penelitian menyoroti keberhasilan dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan strategi tersebut. Metode yang efektif melibatkan kombinasi dari aspek-aspek di atas, dengan melibatkan pemangku kepentingan untuk mencapai pengembangan desa wisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi Masyarakat setempat. diharapkan strategi ini dapat mengoptimalkan potensi wisata, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan di Desa Banjarsari. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan triangulasi. Informan yaitu orang-orang yang dipercaya dan telah mengetahui serta paham dengan permasalahan yang diteliti. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan cara yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun yang menjadi hasil penelitian adalah bahwa Pemerintah Desa Banjarsari telah berhasil merancang dan menerapkan strategi yang holistik dan berdaya guna untuk mengembangkan desa wisata di wilayah mereka.Dengan mengintegrasikan aspek-aspek kultural, alam, dan sosial, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat, mereka telah menciptakan landasan yang kuat untuk pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan<br><br></p> Rifqi Maulana Dera Izhar Hasanah Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1 PENGAWASAN DINAS KESEHATAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS DI DESA RANCAMANYAR KECAMATAN BALEENDAH https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/jisipol/article/view/1371 <p>Lambatnya pelayanan ditambah dengan masih kurangnya Sumber Daya Manusia di Puskesmas Kecamatan Baleendah menyebabkan kurang baiknnya kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan di Puskesmas Kecamatan Baleendah. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian terkait dengan pengawasan Dinas Kesehatan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan di Puskesmas Baleendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengawasan yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan di Puskesmas Baleendah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian utama adalah para stakeholders terkait menggunakan dengan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian berada di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan Puskesmas Baleendah dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dokumen terkait dan materi audio visual. Hasil penelitian menunjukan bawasannya sudah berjalan cukup baiknya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung terhadap kualitas pelayanan Puskesmas Baleendah dinilai dari sudah efektifnya metode penilaian terhadap kualitas pelayanan dan evaluasi tindakan perbaikan dalam perbaikan pelayanan. Adapun yang menjadi hambatan dalam pengawasan ini adalah adanya kurang baiknya pengawasan yang dilakukan terhadap standarisasi kualitas pelayanan kesehatan masyarakat yang diakibatkan oleh adanya kekurangan Sumber Daya berupa Fasilitas dan Tenaga Kesehatan yang sesuai dengan standar kementrian Kesehatan</p> Marinus Ewom Oktemka Copyright (c) 2024 JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2024-01-23 2024-01-23 8 1