HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy <p style="text-align: justify;"><strong><em>HEALTHY JOURNAL</em>&nbsp;</strong>adalah jurnal ilmiah kesehatan dan ilmu keperawatan yang menyampaikan hasil penelitian, pemikiran maupun kreasi ilmiah dalam bidang ilmu keperawatan. Ilmu keperawatan sebagai suatu bidang keilmuan dan seni yang berfokus kepada pemenuhan kebutuhan dasar manusia untuk mencapai status kesehatan yang optimal. Jurnal ilmiah yang memiliki <a href="http://u.lipi.go.id/1382004684" target="_blank" rel="noopener"><strong>P-ISSN 2339-1383</strong></a> ini diterbitkan oleh <strong>Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Bale Bandung</strong> yang terbit dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Maret dan Oktober dalam rangka menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.&nbsp;</p> Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA en-US HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan 2339-1383 HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG SKABIES DAN PERILAKU KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN SKABIES PADA SANTRI PUTRA https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/509 <p>Penyakit skabies banyak berjangkit di lingkungan yang padat, lingkungan dengan tingkat kebersihan kurang. Pencegahan Skabies dapat dipengaruhi oleh pengetahuan yang dimiliki seseorang terkait skabies dan perilaku kesehatan lingkungan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang skabies dan perilaku kesehatan lingkungan dengan upaya pencegahan skabies. Desain dalam penelitian ini adalah studi kolerasi dengan menggunakan metode pendekatan cros sectional. .Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dengan pengolahan data menggunakan Uji Statistic Chi-square dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (53,2%), hampir setengahnya memiliki pengetahuan yang baik (36,2%), dan sebagian kecil memiliki pengetahuan kurang (10,6%). Sebagian besar responden memiliki perilaku kesehatan lingkungan positif (57,4%) dan hampir setengahnya memiliki perilaku yang negatif (42,6%). Sebagian besar responden memiliki upaya pencegahan skabies positif (63,8%), dan hampir setengahnya memiliki upaya yang negatif (36,2%). Uji Chi-square menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan ?-value = 0,0001 &lt; (0,05) dan Rank Spearman menunjukan terdapat hubungan yang positif dan siginifikan ?-value = 0,0001 &lt;(0,05). Sehingga H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan perilaku kesehatan lingkungan dapat mempengaruhi upaya pencegahan. Semakin baik pengetahuan maka perilaku kesehatan lingkungan akan positif dan menimbulkan upaya pencegahan yang positif juga, begitupun sebaliknya. Kata Kunci : Pengetahuan, Skabies, Perilaku Kesehatan Lingkungan, Upaya Pencegahan</p> Siti Solihat Endang Copyright (c) 2021 HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan 2021-06-16 2021-06-16 9 1 1 10 HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/510 <p>Lansia merupakan individu yang berada pada tahapan dewasa akhir yang usianya dimulai dari 60 tahun keatas. Perubahan fungsi biologis pada lansia salah satunya adalah perubahan pola tidur. Sebagian besar lansia berisiko tinggi mengalami gangguan tidur yang khas, gangguan tersebut adalah buruknya kualitas tidur. Gangguan kualitas tidur pada lansia ini dapat diatasi dengan perilaku dzikir yang dilakukan oleh lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku dzikir dengan kualitas tidur pada lanjut usia. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan metode cross sectional. Dalam penelitian ini digunakan teknik sampling kuota dengan pendekatan sampling incidental, sampel yang diambil 30 lansia. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner perilaku dzikir dan kualitas tidur dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Indeks dan uji statistik menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan lansia dengan perilaku dzikir positif (50.0%) dan perilaku dzikir negatif (50.0%), sedangkan kualitas tidur buruk (73.3%) dan kualitas tidur baik (26.7%). Uji Rank Spearman menunjukan bahwa ada hubungan yang searah dan signifikan antara perilaku dzikir dengan kualitas tidur pada lanjut usia. Dengan kekuatan arah hubungan kuat. Oleh karena itu, perilaku dzikir sebelum tidur yang dilakukan oleh lansia diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi perawat, khususnya yang berada dipelayanan baik dirumah sakit maupun dikomunitas. Untuk mempromosikan manfaat perilaku dzikir dalam meningkatkan kualitas tidur lanjut usia yang muslim. Kata Kunci : Perilaku dzikir, kualitas tidur, lansia</p> KM Yusfar Hani Rahmawati Copyright (c) 2021 HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan 2021-06-16 2021-06-16 9 1 11 18 HUBUNGAN PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA DENGAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/511 <p>Pengetahuan adalah keseluruhan pemikiran, gagasan, ide, konsep dan pemahaman yang dimiliki manusia tentang dunia dan segala isinya termasuk manusia dan kehidupannya. Sedangkan kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Pengetahuan yang dimiliki biasanya dapat memengaruhi sikap dan kepedulian untuk siapsiagaan dalam mengantisipasi bencana. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan mitigasi bencana banjir dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan operasional silang (cross sectional). Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini menggunakan accidental sampling, sampel yang diteliti pada penelitian ini sebanyak 30 orang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan mitigasi bencana dan kuesioner kesiapsiagaan masyarakat yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas oleh peneliti. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Kata kunci : Pengetahuan, Kesiapsiagaan, Mitigasi, Bencana Banjir</p> Jahirin Sunsun Copyright (c) 2021 HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan 2021-06-16 2021-06-16 9 1 19 26 PENGARUH PERMAINAN PUZZEL PADA ANAK TUNAGRAHITA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL DI SEKOLAH LUAR BIASA-G https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/512 <p>Insiden retardasi menatal 1,5 kali lebih banyak pada masa anak sekolah dengan puncak usia 6 sampai 17 tahun pada anak yang mengalami retardasi mental perlu mendapatkan perhatian dalam pembentukan sikap , kepribadian, dan pengembangan kemampuan sosial. Melalui kegiatan bermain, akan membantu anak untuk mengembangkan hubungan sosial dan belajar memecahkan masalah dari hubungan sosial. Puzzel merupakan alat permainan edukatif yang dapat merangsang kemampuan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan puzzel terhadap perkembangan sosial pada siswa tunagrahita atau retardasi mental di sekolah SLB-G. Desain penelitian yang digunakan pra eksperimental (one-group pra- post test design). hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah anak yang mengalami retardasi mental sebelum diberikan permainan puzzel sebagian besar anak dengan perkembangan sosial belum berkembang sebanyak 11 orang, setelah diberikan perlakuan permainan puzzel sebagian besar anak sebanyak 13 orang dengan perkembangan sosial berkembang sesuai harapan, dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh antara permainan puzzel terhadap perkembangan sosial pada siswa dengan retardasi mental. Untuk anak yang belum berkembang disarankan untuk lebih aktif lagi dalam melakukan proses pembelajaran menggunakan permainan yang mengedukatif salah satunya permainan puzzel. Kata kunci : Perkembangan Sosial, Permainan Puzzel, Tunagrahita </p> Ganjar Safari Hastin Nafitri Copyright (c) 2021 HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan 2021-06-16 2021-06-16 9 1 27 34 ANALISIS PERBEDAAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN SENAM VITALISASI OTAK https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/513 <p>Lansia adalah kelompok manusia yang berusia 60 tahun keatas, seiring dengan meningkatnya jumlah lansia di Indonesia, semakin meningkat pula permasalahan penyakit akibat proses penuaan. Pada lansia sering terjadi mudah lupa, kondisi ini dinamakan demensia yaitu gangguan fungsi kognitif terutama memori disertai gangguan lain misalnya, menurun nya kemampuan konsentrasi terhadap sti,ulus, proses berfikir yang tidak tertata, gangguan persepsi, disorientasi 9tempat, waktu, orang) serta gangguan daya ingat. Hal tersebut akan memicu terjadinya gangguan dalam aktifitas sehari – hari salah satu gangguan yang sering ditemukan pada lansia yaitu penurunan fungsi kognitif, salah satu cara meningkatkan fungsi kognitif yaitu dengan senam vitalisasi otak. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan fungsi kognitif pada lansia antara sebelum dan sesudah dilakukan senam vitalisasi otak. Metode desain yang digunakan adalah desain Pre – Experimental dengan pendekatan one grouppre test dan post test. Sampel berjumal 18 yang diambil dengan teknik Incidental Sampling. Dan analisa Uji statistic Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada perbedaan fungsi kognitif pada lansia antara sebelum dan sesudah dilakukan senam vitalisasi otak (p – value 0.0001). Dengan demikian diharapkan senam vitalisasi otak ini dapat diaplikasikan sebagai salah satu alternative upaya mencegah penurunan fungsi kognitif pada lanjut usia. Kata Kunci : Senam Vitalisasi Otak, Fungsi Kognitif, Lansia</p> Tri Nugroho Fuji Pratiwi Copyright (c) 2021 HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan 2021-06-16 2021-06-16 9 1 35 42 PENGARUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI https://ejournal.unibba.ac.id/index.php/healthy/article/view/514 <p>Lanjut usia mulai mengalami penurunan fungsi salah satunya pada sistem peredaran darah. Penurunan elastisitas dinding pembuluh darah dapat meyebabkan peningkatan tekanan darah. Salah satu upaya penanganan untuk menurunkan tekanan darah adalah terapi relaksasi otot progresif, terapi ini bertujuan untuk memunculkan respon relaksasi yang dapat merangsang aktivitas saraf simpatis dan parasimpatis sehingga terjadi penurunan tekanan darah pada lanjut usia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Desain penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan pendekatan Pre-post test control one-group design. Dengan jumlah sampel 18 orang pada kelompok treatment dan 18 orang pada kelompok control yang diambil dengan teknik incidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan sphygmomanometer/tensimeter pegas dan lembar observasi. Uji hipotesis dengan paired sample t-test. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi (p value = 0,0001) pada kelompok treatment, sedangkan pada kelompok control tidak terdapat pengaruh. Dengan demikian, relaksasi otot progresif dapat mempengaruhi tekanan darah. Dimana dengan semakin sering melakukan terapi relaksasi otot progresif maka tekanan darah pada penderita hipertensi dapat lebih tercontrol dengan baik. Kata Kata Kunci: Relaksasi Otot Progresif, Hipertensi, Tekanan Darah, Lanjut Usia </p> Waryantini Reza Amelia Copyright (c) 2021 HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Kesehatan Ilmu Keperawatan 2021-06-16 2021-06-16 9 1 43 53