IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS UNTUKPENYIRAMAN DAN PENGKABUTAN OTOMATIS PADATANAMAN MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES(STUDI KASUS DI AVICENNA GREENHOUSE)

Authors

  • Adam Setiadi Universitas Bale Bandung
  • Yaya Suharya Universitas Bale Bandung

DOI:

https://doi.org/10.55222/c7badh47

Keywords:

Internet of Things; Naïve bayes; Pengkabutan; Penyiraman

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IOT) memberikan dampak yang signifikan di berbagai bidang,
termasuk sektor pertanian. Salah satu implementasi yang menonjol adalah otomatisasi sistem penyiraman
dan pengkabutan tanaman, khususnya di lingkungan Greenhouse. Kondisi ini menuntut pengelolaan
lingkungan yang konsisten dan berkelanjutan agar pertumbuhan tanaman tetap optimal dan hasil pertanian
yang dihasilkan berkualitas serta efisien. Penelitian ini bertujuan merancang dan menerapkan sistem
otomatis untuk penyiraman dan pengkabutan tanaman cabai berbasis IOT, dengan algoritma Naïve bayes
sebagai metode prediksi dalam pengambilan keputusan. Sistem menggunakan sensor suhu udara, sensor
kelembapan udara, dan sensor kelembapan tanah untuk memonitoring kondisi lingkungan secara langsung.
Data dari sensor diolah oleh algoritma untuk menentukan apakah perlu dilakukan penyiraman atau
pengkabutan, sesuai hasil klasifikasi kondisi. Sistem ini memiliki fitur tambahan seperti notifikasi melalui
antarmuka web yang dapat memantau dan mengontrol sistem dari jarak yang jauh. Dengan klasifikasi cerdas
berbasis data nyata, sistem dapat mengambil keputusan secara otomatis dan akurat tanpa campur tangan
manual. Penerapan sistem ini diharapkan bisa menekan pemborosan air, mengurangi kerja manual, serta
menjaga kestabilan iklim mikro di Greenhouse guna menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal dan
berkelanjutan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja otomatis, cepat merespons kondisi
lingkungan, dan mudah dikendalikan melalui aplikasi web. Pada model Naïve bayes menghasilkan akurasi
100% pada prediksi penyiraman dan 99,02% pada pengkabutan, dengan rata-rata 99,51%. Sensor juga
terbukti konsisten, di mana kelembapan tanah tercatat 32%–72%, suhu 21,5°C–32,1°C, dan kelembapan
udara 61%–91% sesuai kondisi nyata. Implementasi di Avicenna Greenhouse meningkatkan efisiensi
penggunaan air, mengurangi intervensi manual, sehingga mendukung pertanian presisi yang hemat sumber
daya.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS UNTUKPENYIRAMAN DAN PENGKABUTAN OTOMATIS PADATANAMAN MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES(STUDI KASUS DI AVICENNA GREENHOUSE). (2026). COMPUTING | Jurnal Informatika, 13(01), 42-57. https://doi.org/10.55222/c7badh47